You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemasaran Produk Kreatif Warga Rusun Perlu Digencarkan
photo Doc - Beritajakarta.id

Pemasaran Produk Kreatif Warga Rusun Perlu Digencarkan

Pelatihan dan pembinaan keterampilan industri rumahan (home industry) di rumah susun (rusun) diminta perlu diimbangi dengan bantuan pemasaran atau distribusi produk yang dihasilkan.

Ini akan mendorong roda perekonomian di rusun berjalan dengan baik

"Kami berharap, Dinas KUKMP memberikan terobosan-terobosan baru untuk mengencarkan promosi dan pemasaran produk kreatif warga rusun," kata Steven Setiabudi Musa, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Jumat (28/4).

Menurutnya, home industry di rusun dinilai akan efektif untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan warga rusun. Asalkan, produk-produk yang dihasilkan dibantu pemasarannya agar laku terjual.

Pameran Ekonomi Kreatif Rusunawa Jakarta Digelar di Balai Kota

"Ini akan mendorong roda perekonomian di rusun berjalan dengan baik," jelasnya.

Dikatakan Steven, pelatihan home industry berbagai kerajinan dapat mengubah mindset penghuni rusun bahwa mencari penghasilan tidaklah berkutat pada pekerjaan formal saja.

"Rusun bisa menjadi bagian dari pusat perekonomian berbasis kerakyatan." tandasnya.

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta terus mengencarkan pelatihan kerajinan home industry di rusun. Pelatihan yang diberikan diantaranya, membatik, menjahit dan merajut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2062 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye932 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye838 personNurito